7 Alat Musik Maluku dengan Bentuk dan Suara yang Unik

7 Alat Musik Maluku dengan Bentuk dan Suara yang Unik

Maluku adalah salah satu daerah yang ada di Indonesia timur yang terkenal dengan beragam budaya serta potensi alamnya yang memanjakan mata. Dengan kekayaan budaya yang dimilikinya tersebut membuat Maluku memiliki sumbangsih cukup besar bagi kebudayaan Indonesia.

Salah satu budaya dan kesenian yang dimiliki oleh Maluku adalah alat musik tradisional. Sebagian dari Anda pasti pernah melihat alat musik tradisional dari Maluku di layar televisi. Namun, tahukah Anda? Jika ada banyak alat musik Maluku yang hingga saat ini masih dilestarikan?

Ya, tidak sedikit masyarakat Maluku yang sampai saat ini tetap melestarikan budaya serta kesenian yang dimilikinya agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Lalu, alat musik apa saja yang dimiliki oleh wilayah yang ada di timur tersebut? Intip di bawah ini.

Leko Boko/Juk/Bijol

Alat Musik Leko Boko
Alat Musik Leko Boko

Leko Boko merupakan alat musik khas Maluku yang hingga saat ini masih dilestarikan. Alat musik tradisional yang berasal dari Maluku Utara tersebut memiliki bentuk seperti gitar. Cara memainkannya pun sama, yakni dipetik layaknya Anda sedang memainkan sebuah gitar.

Leko Boko atau Bojol ini mempunyai wadah resonansi. Dimana, wadah tersebut terbuat dari labu hutan serta kayu yang digunakan sebagai tempat dawai. Ada 4 buah dawai pada alat musik tradisional tersebut.

Alat musik tersebut umumnya dimainkan pada beberapa acara adat. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika alat musik satu ini juga digunakan dalam perayaan pesta pribadi.

Di Maluku Utara, alat musik tersebut dimainkan pada saat pertunjukan Bambu Hitada. Bunyi yang dihasilkan dari alat musik tersebut pun membuat pertunjukan menjadi semakin menarik.

Cikir

Alat Musik Cikir
Alat Musik Cikir

Maluku sendiri memiliki beberapa alat musik yang hampir sama dengan beberapa alat musik yang sering Anda jumpai. Meski demikian, namun alat musik Maluku tetap memiliki ciri khasnya tersendiri.

Salah satunya adalah cikir. Bentuk dari cikir hampir sama dengan maracas. Agar bisa menghasilkan bunyi, alat musik tersebut dimainkan dengan cara digoyang. Nah, di beberapa daerah alat musik tradisional yang satu ini juga memiliki nama lain.

Cikir yang berasal dari Maluku ternyata dibuat dengan menggunakan bahan yang sederhana. Dimana, Cikir ini sendiri terbuat dari batok kelapa yang masih utuh. Bagian dalam dari batok kelapa tersebut dibersihkan dan dimasukkan beberapa buah kerikil atau pasir.

Meski sederhana, namun alat musik tersebut biasa dimainkan dengan Bambu Hitada. Kombinasi dari kedua alat musik tradisional itu membuat suara dan suasana pertunjukan menjadi semakin ramai.

Bambu Hitada

Alat Musik Bambu Hitada
Alat Musik Bambu Hitada

Selanjutnya ada Bambu Hitada yang merupakan alat musik Maluku dengan segala keunikannya. Alat musik yang berasal dari Maluku Utara tersebut muncul saat masyarakat Maluku masih hidup di alam liar.

Bambu HItada ialah alat musik yang terbuat dari ruas bambu yang memiliki ukuran panjang. Akan tetapi, ruas bambu yang dipilih ialah ruas bambu dengan ukuran yang berbeda. Mengapa demikian? Ini agar suara yang dihasilkan pun berbeda pula, sehingga bisa menimbulkan irama yang lebih indah saat dibunyikan.

Cara memainkan alat musik tradisional satu ini mungkin cukup berbeda dengan beberapa alat musik lainnya. Dimana, untuk bisa memainkan alat musik tersebut Anda cukup menghentakkannya ke tanah. Variasi hentakan ke tanah tersebutlah yang akan memunculkan irama musik berbeda dan asik untuk didengar.

Arababu

Alat Musik Arababu
Alat Musik Arababu

Siapa yang tidak kenal dengan alat musik Arababu satu ini? Pasti sebagian besar dari Anda pernah melihatnya di layar televisi. Alat musik tradisional tersebut ternyata kini sudah banyak dikenal hingga ke mancanegara.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek tersebut memiliki bentuk yang hampir sama dengan Rebab. Arababu merupakan alat musik yang terbuat dari kayu, akan tetapi penghasil suara dari alat musik yang satu ini terbuat dari bambu.

Nah, persebaran alat musik Arababu merupakan sebagai akibat dari persebaran Islam yang ada di Maluku. Yang unik dari alat musik tradisional ini adalah senar yang digunakan. Dimana, Arababu yang menggunakan satu buah senar saja untuk bisa menghasilkan irama musik yang menenangkan.

Tahuri/Korno

Alat Musik Terompet Kerang Tahuri
Alat Musik Terompet Kerang Tahuri via indonesiakaya.com

Cukup berbeda dengan beberapa daerah yang ada di Indonesia, alat musik Maluku bisa dibilang cukup unik. Salah satunya adalah Tahuri atau yang juga dikenal dengan Korno. Jika beberapa alat musik tradisional tersebut dari kayu ataupun bambu, Tahuri merupakan alat musik yang terbuat dari cangkang kerang.

Tentu saja, Tahuri akan banyak Anda temui di pesisir pantai. Selain bentuknya, keunikan lain yang bisa Anda temukan dari alat musik satu ini ialah suara yang dihasilkan. Semakin kecil ukuran cangkang kerang, maka suaranya akan semakin melengking. Sedangkan, jika ukuran cangkangnya semakin besar, maka suara yang dihasilkan akan bernada rendah.

Untuk bisa menghasilkan nada dengan menggunakan Tahuri ternyata tidak semudah saat Anda meniupnya. Supaya bisa menghasilkan suara yang indah, alat musik tersebut harus dilubangi dengan menggunakan bor terlebih dahulu. Selain itu, untuk bisa mendapatkan nada yang diinginkan, Anda harus meniupnya berulang kali.

Pada zaman dahulu. alat musik Maluku satu ini berfungsi sebagai media komunikasi bagi masyarakat untuk berkumpul. Tiap tiupan yang dihasilkan pun memiliki makna yang berbeda. Tahuri juga digunakan sebagai musik pengiring pada Tari Cakalele.

Tifa Totobuang

Alat Musik Totobuang Dari Maluku
Alat Musik Totobuang Dari Maluku via amboncityofmusic.id

Maluku juga memiliki sebuah alat musik yang disebut dengan Tifa Totobuang. Sama seperti alat musik di daerah lainnya. Tifa yang ada di Maluku dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh. Namun, yang membedakan alat musik ini dengan yang ada daerah lainnya adalah ukuran Tifa.

Tifa Totobuang memiliki ukuran yang lebih besar dan cara menabuhnya dengan menggunakan sebuah alat yang terbuat dari kayu. TIfa Totobuang adalah dua alat musik yang dimainkan secara bersama untuk bisa menghasilkan irama yang indah.

Untuk alat musik totobuang memiliki bentuk seperti boning, yakni ansambel pada gamelan jawa. Alat musik melodis tersebut dimainkan dengan cara dipukul untuk bisa menghasilkan irama.

Rumba

Alat Musik Rumba
Alat Musik Rumba via amboncityofmusic.id

Alat musik berikutnya ada Rumba. Rumba ini memiliki bentuk yang sama seperti Marakas. Untuk memainkannya pun sama, yakni dengan cara digoyang. Adanya Alat musik tersebut diyakini karena kedatangan Spanyol ke Indonesia pada masa itu. Sehingga tak heran jika Rumba memiliki kemiripan dengan alat musik yang berasal dari Cuba.

Rumba sering digunakan untuk mengiringi beberapa lagu dengan irama gembira sambil berdansa. Bahkan, alat musik Maluku ini juga sering dimainkan bersama dengan Hawaiian atau ukulele Maluku. Suara dari kedua alat musik tersebut pun saling mengisi satu sama lain sehingga menimbulkan bunyi yang begitu khas.

Maluku menjadi salah satu daerah yang memiliki kekayaan budaya di dalamnya. Bahkan, alat musik Maluku juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke tempat tersebut. Bunyi musik yang khas dan dengan bentuk yang tidak biasa menjadikan alat musik asal Maluku memiliki keunikan tersendiri dan mampu memikat siapa saya yang melihatnya.

Leave a Reply