Ilustrasi Nabi Isa Dan Pengikutnya

Kisah Nabi Isa yang Paling Kontroversi

Penyaliban adalah salah satu kisah Nabi Isa yang paling kontroversi. Akhir dari kisah Isa memang diselimuti oleh kontroversi antara Muslim dan Kristen. Terlepas dari konsep trinitas, doktrin-doktrin Kristen mengklaim bahwa Isa AS meninggal dengan cara disalib, yang akhirnya salib diterima sebagai simbol kekristenan.

Dan Jumat Agung adalah salah satu hari paling suci dalam kalender Kristen yang menandai acara tersebut. Namun menurut ajaran Muslim, Isa AS tidak terbunuh atau disalibkan, tetapi diangkat ke surga.

Siapakah Yesus dalam Islam?

Kisah Nabi Isa
Kisah Nabi Isa via shafaqna.com

Dalam Islam, Yesus adalah Isa yang merupakan salah satu nabi Allah yang terbesar dan secara kolektif dikenal sebagai ‘Ul al-Azm. Isa dikirim ke Bani Israel untuk mengkonfirmasi ajaran pendahulunya yaitu Nabi Musa. Kelahirannya adalah mukjizat, dan seperti semua nabi Allah, ia diberikan beberapa mukjizat.

Yesus/Isa adalah manusia sungguhan yang hidup di Yudea Romawi pada abad pertama. Ia dapat berbicara saat masih bayi, ia dapat menyebuhkan orang buta, bahkan menghidupkan orang mati. Dia juga mampu menghembuskan nyawa pada burung dari tanah menjadi menjadi seekor burung yang nyata.

Dalam Islam, juga dalam agama Kristen, Isa dilahirkan dari seorag wanita perawan bernama Maryam/Maria dan tanpa ayah. Tetapi bagi umat Islam, Isa/Yesus bukanlah Tuhan atau Putra Tuhan. Seperti semua utusan Allah dalam Islam, Isa datang kepada umat-Nya dengan sebuah pesan. Dan pesan Isa disebut Injil (Injeel).

Cerita Kisah 25 Nabi dan Rasul Lengkap

Kisah Nabi Isa yang Paling Kontroversi adalah Akhir Hidupnya

Ilustrasi Nabi Isa Dan Pengikutnya
Ilustrasi Nabi Isa Dan Pengikutnya

Apakah penyaliban itu benar? Ada beberapa versi tentang kisah ini. Dalam satu versi, raja waktu itu memerintahkan agar Isa AS dibunuh, dan salah seorang muridnya yang bernama Yudas Iskariot mengkhianati Isa AS dan mengungkapkan keberadaannya kepada orang-orang raja. Sebagai hukuman, Allah mengubah wajahnya menyerupai Isa AS, dan dialah yang ditangkap dan disalib.

Dalam versi lain, ketika orang-orang raja memasuki rumah tempat Isa AS berada, Isa AS bertanya kepada para muridnya yang mana di antara mereka yang ingin menanggung keserupaannya dan dibunuh di tempatnya, dan salah seorang muridnya menjadi sukarelawan.

Ada juga versi lain dari cerita ini, tetapi tidak ada versi tunggal yang dikonfirmasi di bawah Hadis atau Al-Qur’an. Yang pasti adalah bahwa Isa AS tidak terbunuh atau disalib, tetapi orang lain dibuat menyerupai wajahnya untuk menggantikannya disalib. Dan hal ini dengan jelas dinyatakan dalam Al Qur’an Surat An-Nisa Ayat 157.

Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa”.

Apa yang Terjadi pada Pesan Isa?

Selama berabad-abad, pesan Isa AS terus terdistorsi, dan bercampur dengan kebohongan yang disebarkan oleh Bani Israel, sehingga pesan Islam menjadi rusak. Ini bukan hal yang baru, itulah sebabnya Allah telah berulang kali mengirim para nabi dan rasul ke berbagai komunitas untuk mengoreksi pendahulunya setiap kali mereka menyimpang dari pesan tersebut.

Dalam kasus Isa AS, hanya satu Nabi berikutnya yang dikirim untuk memperbaiki penyimpangan-penyimpangan ini. Dan kali ini kepada seluruh umat manusia, bukan hanya pada komunitas Bani Israel. Petunjuknya adalah melalui Al Qur’an, yang melengkapi pesan-pesan dari kitab-kitab suci sebelumnya, dan pembawa pesannya adalah Muhammad SAW.

Kisah Nabi Isa yang paling kontroversi ini memang tidak pernah terungkap kebenaranya bahkan hingga sekarang. Bahkan dalam Kristen, tidak ada satupun Injil dalam Perjanjian Baru yang menyebutkan apakah Yesus/Isa dipaku atau diikat ke salib.

Leave a Reply