Apa Saja Jenis Jenis Kayu Berdasarkan Kelasnya_ Simak Penjelasannya!

Ternyata terdapat jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya sehingga mudah dibedakan. Kelas yang dimaksud adalah berdasarkan pada kekuatan kayu serta tingkat keawetan dari sebuah kayu. Hal ini sangat penting diketahui apabila kayu ini difungsikan untuk bahan konstruksi atau penggunaan jangka panjang.

Jika diartikan, keawetan kayu adalah bagaimana daya tahan sebuah jenis kayu terhadap berbagai faktor perusak. Misalnya saja dari serangan rayap, jamur dan munculnya bubuk kayu kering. Sementara kekuatan kayu ini diartikan sebagai tingkat ketahanan kayu dalam segi kekuatan menampung beban.

Mengingat pentingnya kayu untuk berbagai kebutuhan, penting rasanya bagi setiap orang mengetahui keawetan dan kekuatannya. Yuk, simak jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya berikut.

Jenis Kayu Berdasarkan Keawetan

Pembahasan dimulai pada jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya dari unsur keawetan. Secara umum, tingkat dari sebuah kelas keawetan kayu ini terbagi atas 5 kelas. Hal ini penting dilakukan karena dengan mengetahui kelas kayu bisa menghindari saat hendak membuat sebuah kerajinan.

Contohnya saja kayu pada kelas 3 hingga 5 kurang bagus apabila digunakan bagi pembuatan mebel. Karena kayu tersebut dinilai kurang cocok serta ketahanan atau keawetan tidak sebaik pada kualitas kelas 1 dan 2.

Berikut penjelasan dan jenis kayu berdasarkan kelasnya:

1. Kelas 1

Bisa dikategorikan jika kayu kelas 1 ini memiliki tingkat keawetan di posisi paling unggul. Sementara itu, untuk tingkat pemakaian dan kekuatan biasanya di posisi 1 atau 2. Bagi kayu kategori kelas 1 menurut keawetannya ini sangat mudah untuk dibedakan.

Contoh kayu kelas 1 adalah kayu jati yang banyak terdapat di sejumlah daerah di Indonesia. Ia tahan dari serangan rayap. Kayu jati bertekstur keras dan kuat tetapi mudah dalam pengerjaannya membuat furniture. Selain itu, masih ada kayu sonokeling, Ulin serta kayu kempas.

2. Kelas 2

Merupakan kayu yang memiliki tingkat keawetan pada posisi 2. Sementara untuk tingkat pemakaian pun berada dalam posisi yang beragam. Kayu jenis Ini juga masih tahan terhadap serangan rayap dan bubuk kering. Ia umum digunakan dalam pembuatan konstruksi bangunan.

Selain itu, berbagai jenis kayu kelas 2 ini juga biasa digunakan dalam pembuatan atau bantalan jembatan. Jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya ini terdiri dari kayu Rasamala, kayu Akasia serta Bungur.

3. Kelas 3

Selanjutnya ada kayu dengan pemakaian atau keawetan tingkat 3. Jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya yang satu ini umum digunakan untuk pembuatan konstruksi bangunan sederhana. Kayu dengan kelas 3 umum digunakan pada daerah pegunungan.

Sementara untuk jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya pada golongan ini juga terdiri dari berbagai macam. Contohnya saja terdapat pada kayu pinus, kayu sungkai serta meranti merah. Berbagai jenis kayu tersebut juga sering ditemui di daerah pulau Jawa.

4. Kelas 4

Pada kelas kayu dengan tingkat keawetan 4 biasanya dipakai untuk konstruksi paku. Contohnya saja pada jenis kayu jeungjing yang banyak dijumpai di kawasan Jawa Barat. Serta juga biasa ditanam pada daerah perkebunan teh.

Contoh lainnya, semisal kayu suren yang umum dipakai untuk pembuatan bangunan sementara. Kayu yang umum dipakai untuk bekisting ini terdapat hampir di seluruh kawasan Indonesia. Selain itu, pada kelas 4 juga masih ada kayu sengon serta kayu benuang.

5. Kelas 5

Kelas kayu berdasarkan keawetan di urutan terakhir yaitu kelas 5. Secara umum, kayu ini memiliki keawetan yang tidak begitu baik sehingga jarang digunakan. Terutama dalam pembuatan mebel serta furniture.

Terdapat berbagai contoh atau jenis kayu pada kelas 5 ini. Misalnya saja sering ditemukan pada kayu Bangkali serta kayu Kenanga.

Jenis Jenis Kayu Berdasarkan Kelas Kekuatannya

Secara umum, jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya untuk posisi kekuatan terdiri dari tiga pertimbangan. Mulai dari berdasarkan pengukuran kelenturan dari sebuah kayu. Sampai berdasarkan kuat besar dan berat dari jenis sebuah kayu.

Karakteristik itulah yang nantinya bakal menjadi patokan untuk membedakan kelas kayu. Selengkapnya seperti berikut:

  • Kelas 1. Ia memiliki kelenturan mencapai 1100 kg/cm2 dengan kekuatan mencapai 750 berat jenis 0,9, Terdiri dari kayu ulin dan bengkirai.
  • Kelas 2 terdiri dari kayu jati, Meranti Merah dan Akasia dengan kekuatan lentur sebesar 725 kg per cm2.
  • Di posisi ketiga ada kayu pinus dengan berat jenis mencapai 0,4 dan kuat besar sebesar 300 kg/ cm2.
  • Kelas 4 dengan berat jenis sebesar 0,3 dan terdiri dari kayu Jeungjing dan Benuang.
  • Sementara kelas terakhir dihuni oleh kayu Balsa dengan berat mencapai kurang dari 0,3 dan kuat besar kurang dari 215 kg per/cm2.

Itulah berbagai jenis jenis kayu berdasarkan kelasnya. Maka dari itu, kini tak perlu lagi risau apabila sulit dalam membedakan dan menentukan jenis ataupun kelas kayu. Agar dapat menentukan bagaimana kualitas pemakaian bisa digunakan acuan kelas awet kayu.

Leave a Comment