Inilah Cara Menghitung Perkalian Pecahan Menurut Jenisnya

Perkalian pecahan adalah suatu materi yang sering muncul di ujian. Meskipun terdengar sederhana, materi ini perlu pemahaman yang lebih mendalam sebab cara hitungnya yang agak berbeda dengan penjumlahan maupun pengurangan pecahan. Lantas, bagaimana cara menghitung perkalian pecahan?

Singkatnya untuk menghitung perkalian pecahan tidak diperlukan untuk menyamakan bilangan penyebutnya. Cukup lakukan perkalian dasar antar pecahan saja. Pembahasan cara menghitung perkalian pecahan berikut akan diuraikan dalam tiga bagian.Diantaranya sebagai berikut.

1. Cara Hitung Perkalian Pecahan Biasa

Untuk menghitung perkalian pecahan biasa, caranya cukup sederhana. Cukup kalikan saja pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Cara ini berlaku untuk pecahan biasa dalam nilai berapapun, kecil sampai ke besar. Adapun sebagai berikut jika perkalian pecahan biasa dituliskan rumusnya:

a/b x c/d = axc/bxd

Rumus di atas berlaku jika pecahan yang dikalikan memenuhi syarat sebagai pecahan biasa, tanpa bilangan bulat. Tanpa memerlukan untuk menyamakan bilangan penyebutnya, cukup masukkan angka pecahan dan kalikan seperti rumus yang dituliskan di atas. Ini merupakan cara perkalian pecahan yang paling sederhana.

Contoh soal: Jika terdapat soal 5/2 x 2/3 maka cara hitungnya adalah mengalikan pembilang dan penyebut dengan sesamanya. 5/2 x 2/3= 5×2/2×3= 10/6.

Dengan demikian didapatkan hasil perkalian 10/6. Mudah, bukan? Cobalah mengaplikasikan rumus yang sama ke soal perkalian pecahan lainnya sebagai ajang berlatih.

2. Cara Hitung Pecahan dengan Bilangan Bulat

Untuk jenis perkalian ini tentu cara hitungnya berbeda. Ini dikarenakan bilangan pecahan yang saling dikalikan tidak memiliki bentuk yang sama. Oleh karena itu, cara menghitung perkalian pecahan nya pun juga berbeda. Apabila dituliskan dalam rumus, cara perkalian ini sebagai berikut:

a x c/d = a x c/d

Dengan kata lain, untuk perkalian pecahan dengan bilangan bulat caranya adalah dengan mengalikan bilangan bulat hanya dengan bilangan pembilangnya saja. Ini dikarenakan prinsip semua bilangan bulat yang memiliki angka penyebut 1.

Angka penyebut 1 jika dikalikan berapapun tentu akan tetap menjadi angka tersebut. Oleh karena itu cukup hanya kalikan pembilangnya saja.

Ini hanyalah logika aritmatika dasar. Semua bilangan bulat, misalnya seperti 1, 1.000, atau 5.000.000 jika diubah menjadi bilangan pecahan memiliki penyebut 1 seperti ini 1/1; 1.0000/1; 5.000.000/1. Amati ulasan contoh soal dan cara hitungnya berikut:

Contoh soal: Jika terdapat soal 5 x 4/2 = maka cara hitungnya ialah dengan mengalikan bilangan bulat dengan angka bilangan pembilang saja tanpa melibatkan bilangan penyebut. Dengan demikian didapatkan hasil perhitungan pecahan dengan bilangan bulat senilai 5 x 4/2 = 20/2.

Tidak jarang dari perkalian akan menghasilkan bilangan pembilang yang lebih besar daripada bilangan penyebutnya. Selanjutnya, hasil ini bisa disederhanakan maupun diubah menjadi bilangan bulat. Misalnya saja seperti hasil perkalian di atas, bisa diubah menjadi bilangan bulat yang sama dengan 10.

3. Cara Hitung Pecahan Campuran

Selanjutnya kita akan mempelajari bagaimana cara menghitung perkalian pecahan campuran. Pada dasarnya, pecahan campuran terdiri atas gabungan dari bilangan bulat dan bilangan pecahan tidak murni.

Misalnya saja seperti 5 7/2; 2 3/8 ; 4 89/50 ; dan seterusnya. Untuk menghitung perkalian pecahan ini, diperlukan 2 tahap.

Pertama, pengubahan pecahan campuran. Kedua, proses perkalian dari dua pecahan yang sudah menjadi pecahan biasa. Sebenarnya, jika akan mengalikan pecahan campuran secara langsung juga bisa, yakni dengan mengalikan bilangan bulat, pembilang, dan penyebut dengan sesamanya.

Jika terdapat soal 5 7/2 x 3 2/4 maka akan lebih mudah jika pecahan campuran tersebut diubah menjadi pecahan biasa terlebih dahulu. 5 7/2 = ((5 x 2)+7)/2= 17/2 ; 3 2/4 = ((3×4)+2)/4= 14/4.

Dengan demikian didapatkan hasil seperti yang terlihat di hasil perhitungan. Usai mendapatkan hasil tersebut, selanjutnya tinggal mengalikan pecahan biasa.

Kalikan 17/2 x 14/4 dengan memasukkannya ke rumus perkalian pecahan biasa yang sudah dibahas di atas. Dengan demikian bisa didapatkan hasil perkalian 238/8. Hasil hitung ini bisa disederhanakan ataupun diubah kembali menjadi pecahan campuran.

Untuk membuat pecahan tersebut menjadi pecahan campuran, cukup bagi pembilang dengan bilangan penyebut. Maka akan dihasilkan pecahan campuran 29 6/8.

Jika hasil baginya bulat maka pengubahan pecahan justru bisa menjadi bilangan bulat. Ini bisa dilihat di bagian cara menghitung perkalian pecahan dengan bilangan bulat.

Hal yang penting untuk diingat saat mengalikan pecahan campuran adalah berhati-hati dalam mengubah pecahan campuran ke pecahan biasa. Umumnya banyak yang terkecoh di bagian ini. Ingat, pastikan Anda mengalikan bilangan bulat dengan penyebut dan tambahkan dengan pembilang. Dahulukan perkalian sebelum penjumlahan.

Demikian ulasan cara menghitung perkalian pecahan ini. Teruslah berlatih untuk mengasah kemampuan agar terbiasa menghitung perkalian pecahan dengan rumus di luar kepala. Jangan lupakan juga operasi hitung dasar pada pecahan.

Leave a Comment