Ketahui Tanda Dan Cara Mendidik Anak Hiperaktif yang Efektif

Kondisi hiperaktif pada anak membuat mereka selalu ingin melakukan berbagai aktivitas tanpa henti. Anak dengan kondisi ini cenderung memiliki fokus yang kurang baik dan sulit untuk melakukan tugas dengan benar. Alhasil, orang tua merasa bingung ketika menghadapinya. Jangan terlalu risau, mari dipelajari beberapa cara mendidik anak hiperaktif seperti dibawah ini.

Anak hiperaktif merupakan kondisi umum bagi sebagian balita. Kondisi seperti ini memerlukan ketelatenan dari orang tua. Oleh sebab itu apabila anak terindikasi hiperaktif, orang tua perlu menaruh perhatian lebih pada anak. Terdapat beberapa tanda yang bisa mengindikasikan bahwa anak tergolong hiperaktif.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara mendidik anak hiperaktif dan kriterianya, silahkan simak penjelasan berikut:

Tanda-Tanda Anak Hiperaktif

Anak yang terlalu aktif tidak selalu termasuk dalam kategori hiperaktif. Oleh sebab itu, perlunya perhatian para orang tua untuk mengetahui kondisi anak. Sebab cara mendidik anak hiperaktif ini juga akan berbeda dengan anak lainnya.

Kondisi yang hiperaktif dapat menurunkan konsentrasi dan fokus anak. Selain itu, juga dapat berpengaruh buruk pada interaksi anak dengan orang lain disekitarnya. Agar tidak keliru dalam memahami anak yang hiperaktif, terdapat beberapa ciri khusus yang dapat dilihat seperti berikut:

  • Memiliki fokus yang pendek dan mudah teralihkan dengan hal lain.
  • Seringkali anak yang hiperaktif ceroboh dalam mengerjakan sesuatu.
  • Sering bergerak dengan cepat tanpa memperhatikan sekitar.
  • Sering mengganggu orang lain.
  • Selalu gelisah dan tidak bisa diam.
  • Senang berlari dan berteriak saat beraktivitas.
  • Sering atau banyak bicara.

Cara Mendidik Anak Hiperaktif Yang Efektif

Ketika anak mengalami hiperaktif, orang tua harus memberikan perhatian khusus. Mendidik anak yang hiperaktif memang tidaklah mudah, diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Untuk membantu anak mengatasi hiperaktif ini, simak beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mendidiknya agar lebih tenang.

1. Mengajak Anak Menyalurkan Energinya Melalui Hal yang Positif

Anak-anak hiperaktif memiliki energi yang berlebih. Bahkan seolah tiada habisnya sebab selalu aktif kesana kemari. Oleh sebab itu, untuk mendidik anak yang hiperaktif dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan yang membantu anak untuk menghabiskan energinya tersebut.

Beberapa permainan atau olahraga bisa membantu hal ini. Mendaftarkan anak pada kelas bela diri bisa menjadi salah satu cara menghabiskan energi anak dengan positif.

Selain itu, bisa juga dengan memberikan activity box untuk membantu melatih konsentrasi dan fokus anak. Dengan demikian, pikiran dan energi anak-anak akan teralihkan pada satu kegiatan saja.

2. Menenangkan Anak Ketika Sedang Panik

Anak hiperaktif cenderung lebih impulsif, cepat panik, mudah marah dan memiliki kontrol perasaan yang kurang. Oleh sebab itu, cara mendidik anak hiperaktif yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan perasaan ini adalah dengan menenangkannya.

Anak yang hiperaktif biasanya memiliki perasaan berlebih dan melampiaskannya dengan berbagai tindakan. Memiliki anak hiperaktif seperti ini harus ditenangkan dengan cara yang lembut.

Ketika anak sedang bingung atau marah, coba tenangkan dengan memberikan gambaran yang mudah diterima oleh anak. Menjelaskan tindakan yang baik dan buruk kepada anak yang hiperaktif ini penting untuk dilakukan.

3. Membatasi Anak Dalam Menggunakan Gadget

Hal yang penting untuk diperhatikan para orang tua adalah jangan membiasakan anak untuk bermain gadget. Biasanya orang tua memberikan gadget agar anak tenang dan sibuk dengan dunianya sendiri. Namun, radiasi dari gadget justru memiliki dampak buruk bagi anak.

Pengaruh dari sinar radiasi tersebut justru membuat anak menjadi lebih aktif. Dengan demikian, hal ini justru akan memperparah kondisi hiperaktif anak dan membuat anak kesulitan mengontrol emosi tertekan ketika dijauhkan dari gadget kesayangannya. Oleh sebab itu, sebaiknya hindarkan penggunaan gadget ini.

Untuk mengalihkan perhatian anak, bisa mengajaknya bermain di luar. Melakukan olahraga ringan atau bermain di permainan outdoor bisa dilakukan. Selain itu, melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga seperti membereskan kamar atau mencuci alat makannya sendiri bisa mengalihkan fokus anak dari gadget.

4. Menerapkan Disiplin Kepada Anak

Anak yang hiperaktif memang cenderung lebih banyak bergerak dan ingin selalu melakukan berbagai hal baru tanpa bisa dicegah. Untuk itu, cara mendidik anak hiperaktif ini bisa dilakukan dengan menerapkan disiplin. Hal tersebut akan mengurangi perilaku negatif yang mungkin bisa dilakukan.

Untuk melakukannya, perlu ketelatenan dan juga sabar. Menerapkan disiplin kepada anak ini bisa dilakukan dengan mengajarkan anak merapikan barang-barangnya sendiri. Selain itu, juga atur waktu tidur anak agar anak tidur tepat waktu.

5. Mengajarkan Tingkah Laku Baik Kepada Anak

Masalah yang sering dialami oleh anak hiperaktif adalah memiliki tingkah laku yang cenderung mengganggu orang disekitarnya. Sebab, anak hiperaktif ini memang sulit untuk mengendalikan emosinya. Sehingga wajar, apabila anak hiperaktif terkadang terkesan memiliki perilaku yang buruk dan kurang sopan.

Sebagai orangtua, perlu mendidik anak untuk memiliki tingkah laku yang sopan. Hal ini bisa dimulai dengan mengajarkan anak untuk tertib dan mematuhi peraturan yang sudah diterapkan di rumah. Untuk mendorong anak melakukan kebiasaan baik ini, berikan contoh yang dapat ditiru.

Itu tadi adalah cara mendidik anak hiperaktif. Anak dengan kondisi ini memang cenderung tidak bisa diam dan terkadang membuat anak kesulitan dalam bersosialisasi. Oleh sebab itu, sebagai orang tua sebaiknya sering mengajak anak beraktivitas di luar dan mengurangi penggunaan gadget.

Leave a Comment