Cara Membuat Gantungan Kunci dari Bahan Bekas dan Manfaat Daur Ulang

Bahan bekas maupun sampah masih menjadi masalah yang serius di lingkungan masyarakat. Untuk menguranginya, setiap orang harus bijak dalam mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Cara membuat gantungan kunci dari bahan bekas bisa menjadi langkah mudah untuk mengelolanya dan menambah nilai jual.

Jika dipikirkan lagi, melihat sampah yang terus menumpuk pasti membuat kita prihatin. Sampah tidak akan bisa lepas dari kehidupan sehari-hari dan terus bertambah. Membuatnya menjadi kreasi yang bagus tentu langkah tepat untuk dilakukan.

Bahan bekas yang dibutuhkan juga beragam mulai dari kardus, kain, tali dan sebagainya. Inilah pembahasan lengkap tentang pemanfaatan serta cara membuat gantungan kunci dari bahan bekas.

Pentingnya Memanfaatkan Bahan Bekas

Menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan bekas. Tindakan ini ternyata bisa mencegah pencemaran lingkungan karena masyarakat mulai menggunakan barang yang masih bisa dipakai kembali. Prinsip Reduce, Reuse, Recycle dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah.

Reuse diketahui sebagai cara untuk memakai barang yang masih dapat digunakan. Lalu, Reduce maupun Recycle ini tindakan mendaur ulang sampah menjadi cara untuk menjadikan barang tersebut lebih bernilai. Masyarakat bisa menjaga lingkungan sekaligus mengurangi sampah yang dapat mengakibatkan dampak buruk.

Masyarakat bahkan bisa mendapatkan penghasilan dengan mendaur ulang sampah menjadi barang baru dan lebih menarik. Bahan bekas ini dapat dikreasikan menjadi sesuatu yang bernilai, misalnya dibuat gantungan kunci, tempat pensil, kerajinan dari kardus atau sedotan, menjual baju bekas, dan sebagainya.

Cara Membuat Gantungan Kunci dari Bahan Bekas

Dalam pemanfaatannya, kreativitas sangatlah dibutuhkan untuk memberikan nilai lebih pada bahan bekas. Gantungan kunci ini biasanya dapat dibuat dari bahan bekas yang gampang ditemukan di rumah. Inilah sejumlah cara membuat gantungan kunci dari bahan bekas, antara lain:

1. Memanfaatkan Kain Bekas

Apabila memiliki kain maupun baju yang tidak gunakan, cobalah untuk mengubahnya menjadi gantungan kunci lucu. Cara membuatnya cukup gampang dan hanya membutuhkan keahlian menjahit dasar. Hampir semua jenis kain bisa dikreasikan dalam kerajinan ini.

Siapkan dua jenis kain berbeda yang telah diukur sesuai dengan keinginan. Jahit kain membentuk pergelangan lalu kaitkan di gantungan kunci. Kain berwarna pastel bisa dipakai agar membuat gantungan kunci menjadi lebih menarik.

2. Memakai Manik-Manik

Bagi yang menyukai aksesoris unik, manik-manik bisa digunakan sebagai gantungan kunci. Manik-manik ini bisa dibeli baru maupun memanfaatkan yang bekas. Siapkan bahan yang digunakan seperti tali transparan, pengait gantungan kunci serta manik-manik.

Cara membuatnya juga sederhana, siapkan tali yang telah diukur sesuai keinginan. Lalu, merangkai manik-manik berbagai warna dan ukuran agar lebih menarik. Setelah itu, pasang pengait gantungan kunci dengan rapi agar tidak gampang terlepas.

3. Menggunakan Pita yang Rangkai

Tahapan cara membuat gantungan kunci dari bahan bekas tergolong sangat simple karena hanya butuh pita dan ring. Material yang dipilih bisa bervariasi dengan model diinginkan. Lalu, siapkan peralatan maupun bahan seperti gunting dan pita. Potong pita berdasarkan ukuran panjang ditentukan.

Gunakan pita berwarna dengan bentuk beragam lalu ikat tali kecil menjadi satu kesatuan. Terakhir, tinggal kaitkan pita dengan ring gantungan kunci. Kreasi dari bahan bekas ini bisa dibuat untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga.

4. Membuat Gantungan dari Kayu Bekas

Apabila memiliki kayu di rumah, maka bisa dimanfaatkan sebagai gantungan kunci yang estetik. Sediakan kayu dan potong berdasarkan bentuk yang diinginkan. Kemudian, lapisan bahan tersebut menggunakan cat kayu atau warna sesuai dengan selera. Kayu ini bisa dikreasikan dengan berbagai bentuk seperti bintang, persegi hati maupun segitiga.

Hias kayu tersebut dengan tulisan yang diinginkan, misalnya inisial nama, kata-kata dan lainnya. Setelah itu, lubangi bagian atas untuk mengaitkan ring pada gantungan kunci.

5. Membuat Tali Makrame

Makrame diketahui sebagai seni kerajinan tangan dengan menganyam kain atau tali. Kerajinan ini dapat dikreasikan sebagai aksesoris, dekorasi maupun gantungan kunci. Tali maupun kain bekas bisa dimanfaatkan untuk membuat gantungan kunci dengan teknik makrame.

Pertama, siapkan tali sebanyak 4 buah dengan simpul lalu masukkan ke pengait gantung yang disediakan. Pengait gantungan kunci tali macrame ini disarankan untuk membuatnya lebih besar. Hasil makrame bisa semakin besar dan cantik apabila menggunakan banyak tali.

Cobalah untuk mengikat tali dengan teknik anyaman maupun mengepang rambut yang bisa disesuaikan kemampuan. Teknik menganyam tali atau membuat simpul ini bisa dilihat di internet dengan mudah. Tambahkan pula manik-manik maupun tali berwarna-warni kemudian terapkan simpul mati di bagian akhir.

6. Mengkreasikan Gantungan Akrilik

Jika ingin membuat gantungan kunci yang bisa memanfaatkan bahan akrilik. Bahan tersebut kini sudah banyak ditemui di pasaran dengan ukuran bervariasi. Untuk membuat gantungan kunci ini hanya memerlukan sedikit bahan. Peralatan yang dibutuhkan juga tidak banyak, sehingga cenderung mudah dibuat.

Bahan akrilik ini berbentuk cair dan mudah dibentuk menggunakan cetakan tertentu. Kemudian, lubangi akrilik untuk memasang gantungan kunci lalu potong dengan ukuran sesuai selera memakai cutter. Disarankan untuk memilih akrilik yang tipis supaya lebih gampang ketika proses pemotongan.

Terakhir, gantungan kunci dapat dihias dengan memberikan tambahan warna dengan spidol permanen maupun cat. Pastikan untuk memperhatikan penggunaan akrilik agar lebih aman.

Demikian pembahasan tentang manfaat serta cara membuat gantungan kunci dari bahan bekas. Kini bahan bekas di rumah bisa dikreasikan menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi. Selain itu, membuat gantungan kunci membantu mengasah kreativitas dan ketelitian, sehingga cocok dilakukan bersama anak.

Leave a Comment