Inilah Cara Membuat Asbak Dari Bambu Yang Indah Dengan Mudah

Membuat kerajinan tangan saat ini sudah jarang terlihat dilakukan oleh sebagian orang. Padahal, karya dari kreativitas seseorang itu bila dijual akan memiliki nilai tersendiri. Ada begitu banyak kreasi yang bisa dibuat di rumah. Salah satu contoh sederhana yaitu kerajinan asbak. Adapun cara membuat asbak dari bambu tidaklah sulit, namun jarang orang membuatnya.

Tidak bisa dipungkiri, bahwasannya asbak itu sangatlah dibutuhkan. Sebab, di negara indonesia ini mayoritas penduduknya itu perokok. Jadi, bila bisa membuat kerajinan asbak dari dari bambu ataupun bahan lain pastilah sangat bermanfaat. Ini semakin menarik, karena bahannya tidak terlalu sulit dicari.

Tanpa basa-basi, inilah cara membuat asbak dari bambu yang mudah buat dicoba.

Bahan Dan Alat Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Asbak Bambu

Untuk membuat asbak dari bambu, terlebih dahulu siapkan bahan dan alatnya. Agar pengerajin tidak kesusahan untuk mengambil barang yang dibutuhkan saat proses pembuatan asbak berlangsung.

Barang yang harus disiapkan tidaklah sulit untuk dicari dan juga tidak terlalu banyak, sehingga memudahkan pengerajin dalam menyiapkannya. Apalagi bahan-bahan tersebut bisa menggunakan yang sudah bekas pakai atau sisa-sisa dari kerajinan lainnya. Adapun yang harus disiapkan yaitu:

  • Potongan bambu yang tidak terpakai
  • Potongan papan kayu yang tidak terpakai
  • Lem serbaguna
  • Lem kayu
  • Amplas
  • Pernis atau plitur
  • Gergaji
  • Cutter atau Pisau
  • Gunting

Itulah bahan dan alat yang harus ada bila ingin mempraktekkan cara membuat asbak dari bambu dibawah ini. Semua barang diatas tidak sulit untuk didapatkan dan juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Sebab, bisa menggunakan sisa-sisa kerajinan lain atau juga barang bekas.

Cara Membuat Asbak Dari Bambu Yang Benar

Setelah semua bahan dan alat telah disiapkan, selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat asbaknya. Untuk proses ini dibutuhkan kreasi dan juga ketelatenan agar hasil kerajinan yang dibuat itu tampak indah. Adapun caranya yaitu:

1. Papan Kayu

Hal pertama yang harus dilakukan oleh pengrajin ialah memotong papan kayu sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk potongan papan kayu, silahkan buat menyerong atau miring di setiap bagian ujungnya. Bila pengrajin ingin membuat satu asbak, maka perlu delapan potongan papan kayu.

Tetapi jika membuat asbaknya lebih dari satu, berarti pengerajin bisa membuat potongan sesuai kelipatan delapan tadi. Buatlah besarnya sama atau juga bisa berbeda, sesuai yang diinginkan oleh pengerajin.

Setelahnya, silahkan rangkai menjadi bentuk kerangka bagian atas dan juga bawah asbak dengan menghubungkan setiap bagian menjadi segi empat. Pengrajin bisa menggabungkan menggunakan kayu yang tadi sudah disiapkan.

2. Belah Bambu

Setelah membuat kerangka bagian atas dan juga bawah asbak, cara membuat asbak dari bambu selanjutnya yaitu membelah bambu menjadi bagian-bagian tipis. Untuk ukuran panjang bawahnya bisa disesuaikan dengan keinginan pengrajin.

Bila sudah dibelah dan dipotong, barulah kerok bagian dalamnya menggunakan cutter supaya serbut belahan tidak tajam dan berbahaya saat terkena kulit tangan. Bila dirasa masih terlalu panjang, maka bisa dipotong kembali dengan gunting karena belahan bambu tadi sudah berbentuk tipis.

3. Menempel Belahan Bambu Dengan Kerangka Papan Kayu

Cara membuat asbak dari bambu berikutnya adalah menempelkan belahan bambu tadi pada rangka kayu yang sudah dibuat sebelumnya. Tempelkan di bagian dalam kerangka dengan telaten selembar demi selembar.

Dan pastikan antar tempelan tersebut rapat dan tidak ada celah atau lubang. Proses menempel per helai ini bisa menggunakan lem. Setelah bagian dalam sudah dilapisi bambu, selanjutnya silahkan tempeli bagian luarnya. Untuk langkah menempelnya juga sama yaitu perhelai dan juga dalam kondisi rapat.

Jika sudah, barulah tempel belahan bambu dibagian bawah asbak agar tertutup dan tidak berlubang sehingga bisa digunakan untuk puntung rokok. Pada bagian atas, silahkan tempelkan potongan bambu yang agak tebal untuk tempat menyimpan rokok bila lagi tidak dihisap.

4. Lumuri Asbak Dengan Lem

Bila bagian asbak telah terpasang semuanya, langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh pengrajin ialah melumuri seluruh bagian dengan lem hingga tidak ada celah atau lubang sedikitpun. Jika sudah, maka tunggulah kering, baru melakukan pengamplasan asbak  di seluruh sisinya.

Tujuannya agar permukaan asbak dari bambu tersebut tidak tajam dan berbahaya untuk penggunanya bila dipegang. Jika menginginkan hasil yang lebih bagus lagi, pengerajin bisa melakukan pernis atau plitur pada semua sisi yang ada di asbak tersebut.

Namun bila ingin memberi warna atau gambar, pengrajin bisa membuat lukisan dan mengecatnya sesuai selera yang diinginkan. Bila sudah silahkan keringkan di tempat yang berangin atau juga diruang yang terkena matahari.

Itulah tadi cara membuat asbak dari bambu yang indah sesuai keinginan pengrajin. Jangan ragu untuk mencoba, karena bahan dan alat yang ada di atas tadi bisa pengrajin dapatkan dengan mudah.

Untuk desain bentuknya, silahkan mencari atau membuat sendiri sesuai selera. Bila ingin diberi hiasan lain juga boleh, tinggal pengrajin siapkan saja barang yang dibutuhkan untuk membuat hiasan tersebut. Begitupun dengan warna, silahkan siapkan sesuai yang diinginkan.

Leave a Comment